Rapat Koordinasi Teknis PUG di Daerah tahun 2017

Jumat, 05 Mei 2017

Rapat Koordinasi  Teknis PUG di Daerah tahun 2017 ini adalah kelanjutan dari Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) Pembangunan Peberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tahun 2017 yang telah diselenggarakan di Ternate Maluku Utara pada tanggal 7-9 Maret 2017 yang lalu.

Dalam upaya meningkatkan koordinasi antar pelaku pembangunan, terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi pembangunan, khususnya Bidang Kesetaraan Gender, Kementerian PP-PA bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Bali, menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek)PUG di Daerah tahun 2017”.dengan melibatkan Dinas  PP-PA Provinsi dan Kab/Kota dari Wilayah Timur Indonesia (Seluruh Sulawesi, Maluku, Maluku Utara,  Bali, NTT dan NTB), Bappeda.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan oleh Bapak Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretaris Daerah Provinsi Bali I Dewa Putu Sunartha,SE.M.Si yang juga membuka acara tersebut menyampaikan menyambut baik dilaksanakan Rakotek ini dengan tema “ Percepatan Pelaksanaan PUG dalam Rangka Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Daerah “ tema ini dianggap sangat relevan, dengan kondisi nyata yang terjadi saat ini, dimana perlu adanya sebuah bentuk perjuangan dan usaha bersama untuk melibatkan kaum perempuan pada semua aspek pembangunan. Bapak Asisten II juga mengatakan persoalan paling penting yang menghalangi upaya peningkatan kualitas hidup yang setara adalah pendekatan pembangunan yang mengabaikan isu tentang kesetaraan dan keadilan gender, belum lagi persoalan lain seperti budaya, atau agama yang kadang dapat menjadi faktor penghambat untuk mencapai kesetaraan gender.

Tujuan pelaksanaan Rakortek Percepatan pelaksanaan PUG ini adalah menyamakan pandangan dan pemahaman pelaksanaan PUG di daerah, membangun sinergi pelaksanaan PUG di daerah dan menyusun strategi percepatan pelaksanaan PUG di daerah. Dalam pertemuan ini menghadirkan Narasumber dari Pusat  dan Daerah.  Rakortek  PUG dengan Narasumber antara lain : Pakar PUG,  DitjenBangda Kemendagri dan Bappenas. Sementara narasumber Daerah menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali Ni Luh Putu Praharsini, SH

Pada akhir acara, pembacaan deklrasi yang berisi komitmen, sinergi, penguatan, pengggalangan dan partisipasi lintas sektor, untuk mewujudkan pembangunan yang responsif gender dan mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai salah satu upaya untuk pencegahan kekerasan. (admin web/Suta)