PELATIHAN BAGI FORUM ANAK DAERAH SEBAGAI PELOPOR DAN PELAPOR (2P) ASTON HOTEL KUTA, (29 JUNI – 30 JUNI 2018)

Rabu, 18 Juli 2018

PELATIHAN BAGI FORUM ANAK DAERAH SEBAGAI PELOPOR DAN PELAPOR (2P)

ASTON HOTEL KUTA,(29 JUNI – 30 JUNI 2018)

Forum anak daerah merupakan wadah partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang mulai dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Desa/Kelurahan.

Dengan semakin berkembangnya Forum Anak maka perlu juga ditingkatkan kapasitasnya dalam rangka pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Peran Forum Anak di fokuskan sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak.

Kegiatan yang diadakan di Hotel Aston Kuta Denpasar, pata tanggal 29-30 Juni 2018 ini memiliki maksud dan tujuan untuk Meningkatkan peran Forum Anak Daerah agar remaja memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam sebagai pelopor dan agen perubahan dalam pembangunan, sehingga forum anak diharapkan dapat menjadi orang yang bertahan dalam segala situasi dan kondisi serta mempunyai kemampuan yang dapat membantu dan mengajak orang lain disekitarnya agar dapat turut serta dalam proses perubahan.

Kegiatan Pelatihan yang dihadiri oleh Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Ni Luh Putu Praharsini,SH yang dalam sambutannya mengatakan “ Partisipasi anak merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak. Anak yang aktif, tumbuh kembang fisik dan mentalnya akan lebih baik daripada anak yang pasif. Anak yang aktif memerlukan ruang, kesempatan dan kondisi lingkungan, sarana dan prasarana yang mendukung, dan hingga saat ini belum sepenuhnya terpenuhi. Lebih lanjut Ni Luh Putu Praharsini mengatakan , Pemerintah memenuhi hak partisipasi anak dengan mengembangkan wadah partisipasi anak, mengingat perlunya partisipasi anak dalam kehidupan sosial masyarakat merupakan amanah Pasal 4 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang menyatakan bahwa “Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, dan berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Untuk memenuhi hak anak pemerintah memfasilitasi wadah partisipasi anak melalui pembentukan Forum Anak sebagai media untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi anak, seiring dengan semakin berkembangnya Forum Anak di Indonesia. Anak sebagai Pelapor melengkapi perana anak dalam berbagai kelompok anak khususnya Forum Anak . Anak tidak hanya terlibat di dalam kelompok , namun memiliki tanggung jawab terhadap kepentingan sebaya karena memiliki hak yang sama . Milenial  di era sesuatu bergerak dengan cepat ,dunia menjadi tanpa batas, informasi dapat diperoleh dimana saja dan oleh siapa saja. Dalam kesempatan itu juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali menekankan agar Generasi masa kini harus berusaha dan mampu menjadi bijak Dalam penggunaan media sosial . Kita bisa bertambah pintar apabila menggunakan media sosial dengan benar,tapi kita juga bisa jadi penyebar hoax dan menjadi bodoh apabila kita menggunakan media sosial dengan tidak benar. Harapanya generasi muda kekinian harus mampu beradaptasi dengan cepat , belajar, menjadi yang lebih baik dengan cepat serta melakukan navigasi dengan lincah , dan tepat untuk dapat menyelesaikan suatu masalah . Anak-anak dalam penerus sebagai Bangsa diharapkan menjadi pihak yang mendorong terjadinya transformasi dunia kearah yang lebih baik melalui Efektifitas, perbaikan,dan pengembanggan.

(Admin WEB_Suta)