Lomba Pecha Kutcha Provinsi Bali tahun 2016

Sabtu, 23 Juli 2016

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, mencanangkan 3 (tiga) program ungulan bernama three ends. Pertama akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, kedua: akhiri perdagangan manusia, ketiga akhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan. Partisipasi masyarakat luas baik dari lembaga masyarakat dunia usaha dan P2TP2A,akan mempercepat terwujudnya kesejahteraan perempuan dan anak di Indonesia. Untuk maksud tersebut dalam rangka rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Provinsi Bali tahun 2016, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali telah menyelenggarakan lomba Pecha Kutcha(dalam bahasa jepang) yang merupakan sesi paralel untuk berbagi cerita-cerita sukses dari para innovator inspirator untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.


Diselenggarakan pada Senin, 18 Juli 2016 bertempat di  Aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali jalan Raya Puputan Niti Mandala Renon Denpasar Bali. Bekerjasama dengan lembaga masyarakat, dunia usaha dan P2TP2A tahun 2016, lomba ini sebagai wadah atau ajang untuk berbagi inspirasi dan aspirasi tentang pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di kalangan lembaga masyarakat, dunia usaha dan P2TP2A.

Yang bertempat di Aula Dinas Pendidikan Provinsi Baliyang dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Provinsi Bali Ni Luh Putu Praharsini,SH yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kabid Perlindunagn Perempuan Ida Ayu Nyoman  Candrawati,SH.,M.Par. yang di dampingi oleh Kasubid Perlindungan Anak Ni Wayan Yogianti, S.K.M, M.Kes.

Tujuan lomba ini adalah sebagai berikut: menggalang dukungan lembaga masyarakat, dunia usaha dan P2TP2A, dalam mempromosikan program unggulan three ends; membangun sinergi antara BP3A Provinsi Bali PP-PA Kabupaten/Kota, lembaga masyarakat, dunia usaha dan P2TP2A untuk percepatan dan efektifitas mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak khususnya di Provinsi Bali; berbagi pengalaman dan gagasan inovativ berkenaan dengan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Provinsi Bali. Dengan manfaat: peserta dapat mengetahui arah dan manfaat program unggulan pemerintah Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan; peserta dapat memaparkan pengalaman dan inovasi terbaiknya untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak; serta peserta dapat terlibat aktif untuk memperkuat partisipasi publik untuk kesejahteraan Perempuan dan anak.

Peserta lomba pecha kutcha diikuti perwakilan dari lembaga masyarakat (organisasi keagamaan, organisasi profesi), dunia usaha, P2TP2A Provinsi dan P2TP2A Kabupaten/Kota se Provinsi Bali. (ph:skn)