Kriteria Penjaringan Tokoh Perempuan Provinsi Bali

Rabu, 07 Maret 2012

Awal dari penilaian tokoh perempuan di Provinsi Bali adalah sejak tahun 2003 namun untuk penilaian tokoh perempuan sudah ada dan ditangani oleh Biro Kesra. Untuk pelaksanaan tahun 2006 s/d sekarang untuk penilaian tokoh, pelaksanaannya sudah ditangani  oleh Badan Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Provinsi Bali.

 
Kriteria tersebut meliputi;
  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan adat istiadat Bali dalam aplikasi kehidupan bermasyarakat serta mampu mempertahankan budaya Bali yang bernafaskan Hindu, dengan cara menghayati dan mengamalkan ajaran TRI HITA KARANA dalam kehidupan sehari-hari dalam bentuk:Hubungan manusia dengan Tuhan, bakti dengan tulus-ikhlas. Hubungan manusia dengan manusia dalam wujud, hidup saling mencintai, saling menghargai satu sama lain. Hubungan manusia dengan lingkungan dalam wujud, memelihara, melestarikan dan memperlakukan lingkungan dengan baik sebagai sesama ciptaan tuhan.Melakukan gotong royong dalam berbagai aspek kehidupan; Memahami dan memaknai hari suci dan melaksanakan dengan benar sesuai sastra.
  2. Bermoral dan taat pada pancasila dan memiliki citra yang tidak tercela dan tidak pernah menjadi terpidana, dengan cara menerapkan tri kaya parisuda dengan baik (sesuainya antara pikiran, ucapan dan perbuatan) dan melaksanakan ajaran susila, dalam wujud seita wacana, suka memaafkan, berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.Bakti kepada Tuhan, melaksanakan tat-wam-asi, tidak suka bertengkar dan menimbulkan perpecahan, menyelesaikan persoalan dengan bermusyawarah, bersikap adil kepada semua pihak; Sikap, prilaku, dan ide- idenya di puji dan dihargai oleh orang lain.
  3. Dikenal secara luas berprestasi dalam bidang tertentu oleh masyarakat bali, yaitu aktifitas dan hasil karya bidang tertentu dikenal dan diakui keunggulannya oleh masyarakat luas.
  4. Mengharumkan nama perempuan bali ditingkat daerah(regional), nasional dan internasional dengan mewakili daerah dalam berbagai kejuaraan dan mendapatkan penghargaan tingkat provinsi/ regional/ nasional.
  5. Berjasa mengangkat martabat/ derajat perempuan Bali, serta dapat menumbuhkan semangat dan membimbing masyarakat dalam dalam berbagai kegiatan pembangunan, dengan menjadi penggerak, pendorong perintis pembaruan kaum perempuan dalam berbagai aspek pembangunan.
  6. Mampu menjadikan dirinya suri tauladan bagi keluarga, masyarakat dan bangsa, yaitu ide- ide sikap serta prilakunya diikuti anggota keluarga, masyarakat, dan bangsa.
  7. Berjiwa patriotisme dan mempunyai pengabdian serta memiliki kegiatan yang dapat mendorong kemajuan masyarakat dalam pembangunan seperti memiliki kesadaran untuk bela negara, mengorong dan ikut bersama masyarakat bali dalam membangun.
  8. Berdomisili (tinggal tetap) di Bali dan mengenal Bali secara utuh, yaitu terus menerus tinggal di Bali dan mengenal Bali secara utuh, sebelumnya menetap di Bali dan telah mengenal masyarakat Bali secara utuh, tetapi beberapa tahun (maksimal 4 tahun) meninggalkan Bali karena tugas tertentu. Pernah tinggal di luar Bali dan telah kembali kebali 5 tahun dan telah mengenal bali secara utuh.
  9. Memiliki wawasan luas kemasa depan dan memiliki kemampuan dalam hal iptek dan pelestarian lingkungan, yaitu terampil menggunakan beberapa jenis teknologi modern (telepon, hp, fax, computer, LCD, dll, mengenal dengan baik kearifan lokal Bali, ruang lingkup pengalaman dan ruang lingkup pengetahuannya luas. Mampu menganalisis masa depan untuk melihat potensi, peluang, hambatan dan tantangan.
  10. Sehat jasmani dan rohani bagi yang masih hidup dengan adanya keterangan dokter dan psikiater.
  11. Umur minimal 25 tahun.
NAMA-NAMA TOKOH PEREMPUAN PROVINSI BALI
Tahun 2003
Ida I Dewa Agung Istri Kanya
Ida Pedanda Istri Mas
Sagung Wah
 
Tahun 2004
I Gusti Ayu Rapeg
Djero Ketut Nuratni
Ibu jasmin Oka
 
Tahun 2005
Desak Raka Nadha
Ida Ayu Sutiti Dewangkara
 
Tahun 2006
Djero Wilaja
 
Tahun 2007
-
Tahun 2008
Prof. Dr. dr.luh ketut suryani, Sp kj (K)
 
Tahun 2009
Nyoman Masni, SH.
Luh Rupiadi
 
Trahun 2010
Dra. Wayan Karthi suthardjana, MM.
 
Tahun 2011
Ni Nyoman Nilawati
Dra. Ni Made Cantiari, M.Si.